DAFTAR ISI
1. Latar
belakang pendirian usaha
Peluang
usaha
jenis
usaha
waktu
pendirian usaha
Tempat
usaha
Mitra usaha
2. Besar modal yang dibutuhkan
Tahapan
modal
Sumber
modal
Kedudukan
3. Lokasi
usaha
4. Tenaga kerja
5. Peralatan
6. Perizinan
7. segmen pasar
8. Kalkulasi harga dan keuntungan
9. Penutup
1.
Latar belakang
Karena
semakin pesatnya peminat ikan lele dan iklim yangmendukung menjadikan Indonesia
sebagai tempat yang ideal untuk budidaya ikan lele.
Peluang
usaha : Karena semakin
pesatnya peminat ikan lele dan masih terbukanya
peluang usaha untuk melakukan pembesaran ikan lele ,oleh karena itu untuk
mengembangkan ilmu yang saya terima di SMKN 5 Langsa dalam program keahlian
Budidaya Ian Air Tawar.
Jenis usaha : Sesuai dengan peluang
usaha yang ada maka jenis usaha yang akan dilakukan yaitu usaha pembesaran lele
dumbo. Bentuk usaha ini akan dilakukan secara mandiri
Waktu pendirian :
Pendirian usaha akan dilakukan lebih kurang 4 bulan sejak dibuatnya perencanaan
ini. Yang akan di bangun pada tanggal 20 September 2012
Tempat
usaha : Usaha
tersebut akan dilaksanakan di lahan milik sendiri seluas ± 25.000 m2 yang bertempat di jln. Medan – Banda aceh,
Bayen kec. Rantau Selamat. Yang dianggap
ideal untuk pendirian usaha ini, karena dekat dengan sumber air dan jalan raya.
Mitra
usaha :Target saya
adalah peminat lele, restoran-restoran yang menyediakan menu lele, dan pembeli
lepas.
2.
Besar modal yang diperlukan
Besar
modal yang diperlukan tidak terlalu besar dalam melaksanakan usaha ini,
dikarenakan alat dan bahan tidak terlalu mahal. Kisaran besar modal yang
diperlukan dalam setahun yaitu Rp.
116.922.000,00. Modal tersebut digunakan untuk pembelian alat dan bahan
selama pemeliharaan 1 tahun yang dapat dilakukan pemanenan 3 kali.
Tahapan
modal : Tahap pertama modal diperlukan untuk pembuatan
wadah pembesaran lele dengan ukuran 4000 m2 sebanyak 6 kolam dengan total modal Rp.29.500.000. Dan
tahap kedua modal dibutuhkan untuk pembelian benih ikan,pakan, dan biaya
operasinal selama 1 tahun dengan total
modal Rp. 87.422.000. Dengan masa pemanenan tiga kali dalam setahun.
Sumber modal : Modal tahap pertama dipakai dari simpanan
pendiri usaha sendiri dan modal tahap kedua
di usahakan dari pinjaman di Bank/koperasi perikanan sebesar Rp. 75.000.000 ,
yang akan digunakan untuk keperluan di biaya operasional dalam usaha ini.
Kedudukan : Pendiri usaha akan menjadi pengurus serta pemimmpin
usaha tersebut.
3. Lokasi usaha
Lokasiyang dijadikan
tempat usaha ialah lahan pribadi yang
bertempat di jln. Medan – Banda Aceh, Bayen kec. Rantau selmat yang di anggap
ideal sebagai tempat pendirian usaha karena dekat dengan sumber air, jalan raya,lahan yang luas, dan kondisi aman.
4.
Tenaga kerja (SDM)
Pemimpin di isi oleh pemilik usaha yaitu
pendiri usaha dan pekerja akan direkut dari SMKN 5 Langsa dengan program
keahlian Budidaya Ikan Air Tawar sebanyak 2 orang
5.
Peralatan
Alat dan bahan yang dibtuhkan adalah
kolam berukuran 4000 m2 sebanyak 6 kolam, pompa air sebanyak 3 unit, kincir air
sebanyak 6 unit, benih lele dumbo 25.000 ekor/kolam x
6 = 150.000 ekor , listrik, pakan
selama 1 tahun dan alat tambahan
lainnya.
6.
Perizinan usaha
Izin usaha akan di urus ke Dinas Kelautan dan perikanan,
Perindag, serta dinas terkait lainnya.
7.
Segmen pasar
Segmen usaha ini terdiri atas :
a.
Komsumen tetap seperti rumah makan yang
ada di kota Langsa
b.
Rumah makan di kota lain seperti binjai,
Medan, lhoksemawe,Bireun, dan Banda Aceh
c.
Pasar Langsa.
8.
Kalkulasi harga dan
keuntungan
Adapun perhitungan
biaya investasi, biaya operasional, dan keuntungan adalah :
1.
Biaya investasi
a.
Kolam 4000 m2 , 6 kolam @Rp.
4.000.000............................ Rp.
24.000.000
b.
Kincir air 6 buah @Rp. 600.000............................................ Rp. 3.600.000
c.
Pompa air 3 buah @Rp. 300.000......................................... Rp. 900.000
d.
Peralatan lain.......................................................................... Rp. 1.000.000
e.
Total....................................................................................... Rp.
29.500.000
2.
Biaya operasional
a.
Benih 25.000 ekor/kolam x 6 x Rp.85 x 3.............................. Rp.
38.350.000
b.
Pakan selama 1 bulan 3 karung x 12
@350.000..................... Rp.
12.600.000
c.
Listrik selama 1 bulan Rp.256.000 x 12 ................................ Rp. 3.072.000
d.
Biaya perawatan alat ............................................................. Rp. 3.500.000
e.
Bunga Bank 20% .................................................................. Rp.
15.000.000
f.
Gaji pegawai 2 orang @Rp.500.000/bulan............................ Rp.
12.000.000
g.
Biaya transport ...................................................................... Rp. 3.000.000
h.
Biaya lain................................................................................ Rp. 2.000.000
i.
Total....................................................................................... Rp.
89.522.000
3. Penerimaan
penjualan
Total
ikan lele yang dapat dipanen sebanyak
150.000 ekor x 75% ( dianggap kematian 25%) = 112.500 ekor atau setara
dengan 22.500 kg x Rp. 11.000 (harga jual per kg) x
3 maka di dapatkan Rp. 742.500.000
4. Pendapatan
Pendapatan = penerimaan – biaya
= Rp.
742.500.000 - Rp. 89,522.000
= Rp. 652.978.000
Pendapatan
bersih per bulan =
Rp. 652.978.000 : 12 bulan
=
Rp. 54.414.833 / bulan
9.
Penutp
Demikian proposal ini di buat sebagai
bahan informasi pendirian usaha pembesaran lele dumbo dan sebagai bahan
pertimbangan bagi investor yang ingin menanamkan modalnya.
Proposal
pendirian usaha
Pembesaran
lele dumbo
Ditujukan kepada
Calon pengusaha
M u h a m m a d M Y
Tidak ada komentar:
Posting Komentar